Mati… itulah yang terjadi dengan blog pemersatu bangsa perkompakan stanbpk2006 kita ini. Tulisan terakhir yang menurutku agak bermutu adalah tulisan dari sahabat Mahmud Sang Kepala Suku (So… Sweeett…….) bertajuk ”PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH, salahnya dimana?” selain itu hanyalah UNDANGAN PERNIKAHAN dari para sahabat yang sebagian besar sudah melepas masa lajangnya (kutunggu kejantananmu bang DODI sebagai manusia tertua stanbpk2006 setelah mbah). Dan tahu gak temen-temen, berapa komentar yang didapat dari coretan buah tangan Amir itu setelah mejeng dari tanggal 13 Mei 2009?? Yaa.. sampai saat saya membuat tulisan ini hanya 2 komentar!! Jumlah yang sangat tidak membanggakan bagi blog yang dimasa keemasannya begitu laris dengan komentar-komentar dari para penggemarnya. Dan konon katanya, blog http://www.stanbpk.wordpress.com ketika masa jayanya dulu lebih terkenal dibanding facebook sebuah situs jejaring sosial yang begitu populer saat ini di kalangan sahabat stanbpk. Cerita ini bukanlah SPAM, HOAX, apalagi kabar burung seperti yang biasa terjadi di BPK. Tidak percaya?? Wong pada saat itu kita-kita belum kenal facebook, mainannya aja masih friendster, gimana mau nyaingin blog kebanggaan kita semua. Kembali ke soal tulisan Amir tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang begitu njelimet. Bayangin aja kalo Amir nulis itu semua berupa curahan karya pemikiran dia sendiri sebagai hasil cipta, rasa dan karsa manusia, bukan merupakan hasil kopas atau nyalin tulisan orang lain, betapa kecewa hati sahabat kita yang satu ini ketika menyadari bahwa segala usaha itu cuma dihargai oleh 2 komentator. Sedangkan tulisan-tulisan garong yang gak bermutu aja pada waktu dulu bisa dapet komentar sampe puluhan juta komentator dalam hitungan menit (lebay deh.. jadi gak lucu, semoga roid gak baca tulisan ini)

Apakah dengan mandeknya aktivitas di blog pemersatu komunitas perkompakan stanbpk2006 ini artinya persatuan kita sebagai sekumpulan PNS BPK produksi STAN tahun 2006 ini telah terkoyak?? Kalo pertanyaan ini kulontarkan kepada dokter Boyke pasti jawabannya, ”Itu bohooong…!!!!, Itu Mitoooss….!!”. Tapi kalo menurutku sih sedikit demi sedikit ada rasa ketidakpedulian kita sebagai mantan bagian dari sebuah komunitas yang dahulu kala dijaman kita susah pernah berjuang bersama demi satu tujuan yang penuh ketidak pastian. Apakah benar ini yang terjadi pada hati kecil kita semua, atau hanya terjadi dihati kecil seorang garong yang baru saja berhasil mencuri hati seorang putri kecil dari seberang kali Serayu ini (mengutip perkataan amir, So Sweeett…..). Seandainya saya sendiri yang begitu naif melupakan kalian semua para sahabat, maafkan aku sebelum hari raya idul fitri ini (menangis dari lubuk hati yang terdalam, SERIUS!!). Setidaknya harapanku kusematkan dipundak kalian para auditor muda penuh semangat, baik yang sedang bertugas ataupun yang sedang mengasah kemampuan demi memenuhi General Standard Audit yang kira-kira gini bunyinya ”Audit harus dilaksanakan oleh seseorang yang memiliki pendidikan dan pelatihan teknis profesional yang memadai sebagai seorang Auditor”. Tolong hargai diriku ini dengan tidak mengucapkan ”Gak usah sok pinter lah garong, semua orang juga tau standar audit yang 10 biji itu, gak usah pake disebutin segala, cuma segitu doang kemampuanmu?”.

Sebenarnya apa sih istimewanya blog http://www.stanbpk.wordpress.com ini sehingga kita layak untuk terus melestarikan eksistensinya agar tidak sampai menjadi punah? Nih biar kusebut satu persatu agar kalian sadar betapa kerennya blog http://www.stanbpk.wordpress.com:
1. Alat pemberi kabar dan pemersatu Suku Bangsa Stanbpk2006 yang tercerai berai
Yang ini teramat sangat jelas sekali, tujuan dari dibentuknya blog ini kalo gak salah emang untuk hal yang satu ini. Mengingat penempatan angkatan kita yang benar-benar tercerai berai. Masa sih?? Iyalah nih buktinya,
a. Aceh 2 orang
b. Padang 3 orang
c. Palembang 1 orang
d. Jambi 2 orang
e. Bengkulu 2 orang
f. Babel 3 orang
g. Pekanbaru 2 orang
h. Batam 1 orang
i. Lampung 2 orang
j. Pusat 4 orang
k. Serang 1 orang
l. Bandung 2 orang
m. Semarang 2 orang
n. Surabaya 3 orang
o. Mataram 1 orang
p. Kupang 2 orang
q. Palangkaraya 4 orang
r. Samarinda 3 orang
s. Palu 3 orang
t. Mamuju 3 orang
u. Gorontalo 2 orang
v. Kendari 2 orang
w. Ternate 3 orang
x. Ambon 2 orang
y. Jayapura 2 orang
z. Manokwari 3 orang
Alhamdulillah akhirnya selesai juga nulis satu demi satu. Kok niat banget yah? Ya begitulah garong selalu semangat, makanya kalian semangatlah memberi komentar tulisan ini sebagai hiburan buat hati yang sedang resah ini.
Tapi kalo tujuan blog ini sebagai alat pemersatu kita ketika kita sudah tercerai berai, mengapa malah justru blog ini lebih ramai ketika kita masih bersama-sama?? Akupun tak tau…..
2. Jadi panutan adek-adek kelas yang manis-manis (ceweknya)
Hal ini bisa dilihat dengan munculnya blog-blog satelit dari http://www.stanbpk.wordpress.com yaitu stanbpk.jr dan stanbpk.little.jr. Seharusnya betapa bangga kita sebagai pelopor dari dunia perbloggingan bagi adek-adek kelas kita yang kakak kelas kita sendiri aja gak pernah berpikir sampe kesitu. Woww… ternyata kita itu keren banget loh.. Sampe saat ini akupun masih belum bisa mempercayai betapa kita telah menjadi panutan bagi adek-adek kelas kita yang imut-imut (sekali lagi kupertegas, khusus yang cewek-cewek aja karena aku masih normal dan sebagai bukti kalo paradigma yang berkembang di BPK bahwasanya anak-anak stanbpk itu banyak yang melambai dan yang lebih parah banyak yang ngegosipin kalo kita itu homo-homo, kita semua pasti sudah mahfum akan hal itu semua).
3. Tampilan blog yang standar banget
Meskipun tampaknya standar banget tapi buatku tampilan blog ini begitu keren apalagi dengan paduan warna biru gelap dan kuning yang ditaburi bintang-bintang begitu ramainya. Walaupun sebenarnya saya lebih menyukai template yang lama karena mengingatkanku akan sebuah blog favoritku dari Mr. Sushaku bertajuk http://www.kisahbb.wordpress.com yang dulu juga memilih template yang sama dengan template kita yang lama. Tapi tak apalah, hanya saja ada satu hal yang sangat menggangguku dari dulu yaitu pada fitur kirim artikelnya. Kelihatannya kok kacangan banget, terkesan amatir dan gak profesional. Sebenernya kalo om admin mau sedikit berusaha, sangat mungkin untuk dibuatkan form kirim artikel automatis gratisan bukan dari komentar seperti yang kita punya sekarang. Bahkan kalo di blogspot kita bisa bikin form yang automatis memposting tanpa harus kita posting manual dari email tapi kalo di wordpress aku gak tau deh. Coba deh om admin lihat http://www.emailmeform.com, disini kita bisa dapatkan form kirim email gratis yang dapat ditempelkan di sebuah posting atau pada widget di sidebar. Cara kerjanya kalo ada orang yang pengin kirim artikel tinggal masukin nama, alamat email, judul artikel, dan artikelnya lalu setelah menulis word verificationnya maka secara otomatis artikel itu akan dikirimkan ke alamat email yang kita daftarkan. Pada intinya sih sama aja dengan yang kita miliki sekarang, tapi dengan bentuk form yang tampak profesional tentunya lebih sedap dipandang. Lagian kalo kita liat di posting kirim artikel blog kita ini komentar di postingan kirim artikel yang nantinya mau dijadikan posting udah terlalu banyak dan panjang lebar gak eye catching, bukan begitu? Bukan bermaksud menggurui tapi demi kebaikan bersama, saya tidak menjelaskan proses pasang emailmeform karena saya yakin om admin sudah cukup jago untuk masalah ginian, namun jika ada hal yang kurang jelas bisa kontak saya di garongbpk@gmail.com (lagi narsis pasang alamat email biar banyak yang nyepam).
4. Bersama Merajut Masa Depan Negeri Yang Koyak
Slogan ini diyakini atau tidak, dihayati atau tidak, dipraktekan atau malah sebaliknya, jika ditelisik lebih jauh memiliki makna yang begitu mendalam. Makna yang mendalam saja tentu tidaklah cukup, tapi juga perlu dilengkapi menjadi makna yang mendalam dan begitu mulia. Kita ini bukan Ki Joko Bodo atau pula Mama Laurent yang mampu melakukan ramalan tahun 2010 apalagi sekedar ramalan zodiak (sorry nembak keyword biar blog kita yang keren ini dapat banyak pengunjung), namun kita berani memastikan bahwa Masa Depan Negeri kita ini bakalan Koyak. Apakah kemungkinan koyaknya masa depan negeri indonesia tercinta ini merupakan sebuah kepastian? Atau jika kita notasikan dalam istilah matematis adalah sebuah kemungkinan dengan nilai 1? Menurut pendapat garong pasti iya karena di dunia ini tidak ada yang sempurna kecuali Allah menghendaki. Koyak disini merupakan sebuah asumsi parsial dari sebuah sistem yang kompleks bernama INDONESIA. Ibarat jaring yang ditebar di samudera biru, setelah dipakai pasti akan terdapat bagian-bagian tertentu yang koyak tersangkut karang ataupun tergigit ikan piranha. Begitu pula sistem yang ada di indonesia ini, betapapun bagusnya tetap selalu ada celah dalam implementasinya. Disinilah kita bisa berperan besar dengan memberikan rekomendasi-rekomendasi sistemik berdasarkan hasil pekerjaan audit lapangan yang didasarkan dengan bukti-bukti yang cukup dan memadai. Hal yang paling membanggakan bagi segenap aparat pelaksana Badan Pemeriksa Keuangan adalah integritas kita dan sifat pegawai kita yang zuhud tanpa pamrih ataupun hanya memikirkan perut kita sendiri. Terbukti dengan dilarangnya pegawai BPK yang kaya untuk tidak membawa mobil-mobil pribadinya yang mewah ke kantor, jadi seyogyanya ke kantor pake bis jemputan aja. Kemudian yang lebih kontolversial lagi yaitu kemaren ketika para anggota DPR yang sebentar lagi pensiun dari jabatannya begitu peduli dan menanyakan serta menawarkan tingkat kecukupan gaji bagi para auditor BPK, dengan penuh rasa rendah hati BPK menyatakan gaji pegawai BPK sudah sangat cukup saat ini, kalo pun hendak ditambah cukup saja dengan 25% kekurangan remunerasi yang seharusnya diterima BPK (dilarang menghujat disini dan no offense, bagi yang menghujat akan kuhujat balik). Hal ini menunjukan bahwa BPK sebagai lembaga tinggi negara yang memiliki visi dan misi mengamankan keuangan negara konsisten dengan semboyannya ”Leading By Example”. Mohon maaf kalo ngaco karena hatikupun jadi ikut kacau, seandainya saya seorang pengambil keputusan… Bandingkan dengan instansi lain, misal pajak contohnya yang sudah dicukupi gajinya aja masih merasa belum cukup. Hatiku panas ketika mendengar seorang teman lama berucap ”Yah… gaji segini mah gak cukup bagi pegawai pajak.” Saya hanya bisa berucap Astaghfirullah seketika itu juga. Bagiku pribadi, alasan profit center atau apapun sangat berlebihan dengan gaji pegawai pajak saat ini. Dengan sekedar pekerjaan klerikal yang anak SMK aja juga bisa, harus dibayar begitu mahal oleh negara. Kalo AR-nya atau Pemeriksa Pajaknya OKElah karena sangat rentan suap, tapi kalo tellernya dibayar segitu juga, masya Allah kasihan guru kita yang kerjanya lebih berat dari mereka, lebih perlu otak daripada mereka yang cuma ngecap dan nyetempel doang. Dan mereka bilang kalo gaji mereka masih belum cukup karena mereka seorang ”Pegawai Pajak”. Contoh ekstrim lagi KPP Purbalingga, dengan melihat potensi pajak yang sangat kecil jika dibandingkan dengan gaji pegawai pajak di KPP Purbalingga mungkin anggaran kita defisit. Lalu apa yang terjadi, mereka bilang gaji mereka belum cukup. Para pejabat BPK memang yahud, pantas dijadikan panutan kalian semua yang ingin zuhud.
5. Sangat SEO friendly
SEO?? Apaan tuh? Bagi sahabat yang seorang blogger apalagi blogger matre pasti tau bener dengan istilah yang satu ini. Tapi bagi temen-temen yang gak tau artinya SEO yaitu Search Engine Optimalization. Jadi kalo SEO friendly kira-kira artinya bersahabat dengan search engine (tau kan search engine? Itu loh model google, yahoo, dll). Mau liat buktinya? Biarpun blog kita semua ini sudah lama mati suri tapi ada satu tulisan garong bertema ”The Changcuter” yang biarpun lambat tapi kontinyu terus menerus mendapat komentar dari orang-orang yang gak kita kenal. Bagaimana mereka bisa masuk ke blog kita? Apakah mereka mengetikan http://www.stanbpk.wordpress.com langsung di internet eksplorer mereka? Tentu saja tidak, bagaimana mereka tau nama blog kita wong kenal ama kita aja nggak. Pastinya mereka tak sengaja kesasar di blog kesayangan kita ini setelah mengetikkan sebuah kata kunci pada mesin pencari, misal google. Ketika mereka yang mungkin seorang changcut ranger ingin mendapat informasi tentang the changcuter tapi tidak memiliki tujuan yang jelas akan mengetikan sebuah kata kunci mungkin ”the changcuter” dan ternyata pada saat itu blog kita yang secara umum sebenarnya tak ada hubungannya dengan the changcuter nangkring di halaman pertama google. Keren banget kan? Itu artinya kredibilitas blog kita diakui oleh sebuah mesin pencari yang sangat fenomenal itu. The Changcuter yang bukan merupakan fokus blog kita ini saja bisa nangkring di google apalagi topik-topik yang terkait langsung dengan blog kita macam BPK? Pastinya akan lebih terindeks dengan cepat oleh mbah google.

Itulah sekelumit hal-hal yang bisa membuatku begitu bangga dengan http://www.stanbpk.wordpress.com ini. Untuk itulah garong secara pribadi menghimbau kepada seluruh rekan stanbpk 2006 agar sudi mengibarkan syiar blog dengan sering berpartisipasi menghidupkannya lagi seperti dahulu kala. Karena garong melihat aktivitas facebook para sahabat yang selalu terupdate, sekiranya disela-sela main facebook sahabat berkenan menengok dan meramaikan kembali blog pemersatu bangsa stnabpk 2006 ini. Siapa lagi yang memulai kalo bukan berawal dari kita sendiri sebagai stakeholder intern yang seharusnya sangat terbantu dengan adanya blog ini. Cobalah mulai dari sekarang, daripada bikin status di facebook yang isinya cuma, ”ngantuk”, ”bosan”, ”bobok yuk?”, ”asyik mudik…”, dll mendingan kita bikin coretan lugas seperti ”AUDIT INVESTIGATIF SEBAGAI UJUNG TOMBAK PEMERIKSAAN BPK, SUKSES ATAU HOPELESS??” atau ”OPTIMALISASI TINDAK LANJUT ATAS HASIL TEMUAN AUDIT BPK, KEMANAKAH ARAHNYA??” atau bisa juga ”SEBERAPA BESAR DAMPAK REKOMENDASI BPK TERHADAP TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA/DAERAH??” siapa tau kalo tulisan-tulisannya bermutu bisa kugunakan sebagai bahan penyusunan skripsi, kayaknya keren banget deh kalo di bagian daftar pustaka dicantumin blog http://www.stanbpk.wordpress.com dengan nama pengarang misalnya musafir kecil, antz, atau malah garongbpk sendiri, wekekekeke…

Terakhir sebelum saya menutup coretan-coretan tidak berguna ini, dengan tersipu malu saya mau mengumumkan sebuah berita yang penting, penting banget malahan… Berita apakah itu? Apakah berita ini berpengaruh terhadap remunerasi para sahabat BPK? Apakah berita ini akan memberi angin segar bagi segala bentuk perkompakan yang ada di BPK? Atau malah berita ini begitu pentingya sehingga seorang Barrack Obama bisa mengucapkan kata ”Selamat,… dan turut berbahagia”? Wow kalo begitu ini berita bahagia dong, kalo begitu mari kita semua mengucapkan Alhamdulillah setelah mendengar berita ini. Berita yang mungkin akan menghentakkan rasa di dada sahabat kalian ini. Berita ini merupakan kabar gembira dan suatu fenomena unik bagi setiap individu yang pastinya sangat diinginkan dan didamba-dambakan setiap pemuda yang jiwanya penuh gelora. Sudah mulai menemui titik terang kan? Sudah bisa menduga kan berita apa yang mau aku sampaikan ini? Sebenarnya pada paragraf-paragraf sebelumnya sudah kusinggung sedikit demi sedikit. Mulai dari judulnya kemudian berlanjut ke seorang putri dari seberang sungai serayu dan diakhiri oleh statement yang menyatakan bahwa rekan kalian ini bukanlah seorang, maaf ”Gay”. Tentunya sahabat-sahabat auditor yang memiliki intuisi begitu tajam bisa langsung membaca berita apa yang hendak kulontarkan ke forum. Tidak seperti Noordin M Top yang gemar melontarkan bom di hotel Ritz Charlton dan JW Marriot, aku hanya akan melontarkan kabar gembira buat kalian semua. Buat aku sendiri sih lebih tepatnya. Ehm.. ehm.. jangan bilang siapa-siapa dulu yah? Insya Allah pada tanggal 24 September 2009, garong yang buruk rupa ini akan meminang seorang putri cantik rupawan dari seberang kali Serayu. Tanpa bermaksud menyindir atau mengharap, bukan kehadiran kalian yang kuminta tapi doa restu dari kalian semua. Ini serius, mohon doa restu dari para sahabat semoga pernikahan kami tidak hanya baik di mata kami tapi baik juga di mata Allah SWT. Semoga segala cobaan yang mengalir deras sederas aliran sungai Serayu bisa kami lewati bersama dan penuh barokah, Amiiinnn……

Terakhir sekali lagi, kata maaf kuucapkan kepada blog ini karena garong yang bodoh ini dengan tanpa sopan santun menjilat ludah sendiri menilik judul postingan ” BLOG INI BUKAN BLOG UNDANGAN PERNIKAHAN”. Juga jika garong ada salah khilafnya, mohon maaf lahir bathin sehingga pada hari yang fitri nanti kita bisa menjadi jiwa yang bersih dari dosa meskipun gak bersih-bersih banget sih tapi mending lah. Sekiranya maaf saja belum cukup jika belum disertai angpauwnya, jadi bagi yang tidak bisa hadir di walimah pernikahan kami dan sangat ingin memberi angpauw bisa diganti dengan mentransfer pulsa saja ke nomor 085647789249 (sekalian pemberitahuan nomor hape terbaru garong, penting gak sih?)

Kalo yang ini bener deh terakhir, sebuah coretan aku persembahkan buat sahabat stanbpk pada umumnya dan pada khususnya untuk sahabat setumpah darah purbalingga suheng dimas yang gagah.

Kurang dari setengah li jauhnya di sebelah barat daya Masjid Baitul Hasib, terdapat sebuah tempat yang amat indah pemandangannya. Anginya sepoi dan mengalun lembut demikian lembutnya dalam pantulan warna pelangi sehingga segala warna yang berada di pinggir dan di atasnya tercermin ke dalamnya menimbulkan tata warna yang indah mengagumkan. Langit biru terhias awan-awan putih, daun-daun pohon matoa berwarna hijau dihias bunga-bunga merah kuning dan kebiruan membayang dalam kesejukan, agaknya lebih hidup dari pada warna aslinya. Apabila tidak ada angin bertiup, dahan pohon matoa demikian tenang, licin mengkilap bagaikan lukisan besar tertutup kaca. Sewaktu terdapat angin bertiup, daun matoa menjadi hidup bergoyang-goyang mendatangkan keriput dan membuat seluruh pemandangan yang terbayang di dalamnya berubah aneh dan lucu. Sukar untuk melukiskan keindahan suasana ini. Di sebelah kiri terdapat tetumbuhan kecil terdiri dari bermacam-macam bunga liar yang seakan-akan sengaja mendekati pohon matoa agar bunga-bunga itu dapat terlindung setiap waktu, mengagumi kecantikan sendiri di dalam bayangan teduh. Di sebelah kanan penuh dengan pohon-pohon besar yang berbatang bengkak-bengkok seperti tubuh orang-orang sedang menari, dengan cabang dan rantingnya penuh daun itu bergerak-gerak tertiup angin, mendatangkan suara berkerisik seakan-akan banyak daun itu saling bercakap-cakap memuji keagungan Masjid Baitul Hasib dan cabang-cabang merupakan tangan dan jari-jari para penari ulung yang sedang menari menurutkan irama yang didatangkan dari desau angin lalu. Di sebelah kanan, yakni di seberang sana, terdapat beberapa buah bangunan kecil berbentuk menara-menara mungil yang dicat merah, hijau, biru dan kuning, nampak indah merupakan perpaduan yang harmonis antara keahlian tangan dan otak manusia dan keaslian alam di sekelilingnya. Di sebelah sini, terdapat tanah pasir yang bersih dan banyak sekali semut-semut hitam berjalan hilir mudik di atas pasir. Di dekat menara-menara yang kecil mungil itu banyak terdapat orang berdagang, di antaranya dapat dibeli buku-buku agama, obat-obatan herbal, pecel dan juga di situ banyak orang menjual minyak dari saripati kalajengking untuk mengobati gatal-gatal, bahkan ada juga yang menjual parfum non alkohol dengan aroma yang harum semerbak. Semua ini disediakan bagi para jamaah yang sebagian besar pegawai BPK agar tergerak hatinya melihat segala barang dagangan tersebut. Ingatkah kawan, disanalah dahulu kita selalu bercengkerama sekedar melepas penat dari suntuknya aktivitas yang membosankan di dalam ruangan?

Tak terasa sudah 7 halaman microsoft word dengan spasi 1, font times new roman, ukuran font 12, dan ukuran kertas paper. Keseringan bikin paper jadi tulisanku panjang lebar gak jelas.

OK sekian dulu, salam hangat dariku masih garong yang Baik hati, penuh Perhatian, dan Kasih sayang.

Insyaalloh akan segera menikah saudara kita :

Muhammad Iqbal dan Yusti Anggini

Sabtu 11 Juli 2009

keterangan lebih lanjut lihat di http://img40.imageshack.us/img40/3110/undanganupload2.jpg

atau di http://www.mywedding.com/iqbalanggie/index.html

Assalaamu alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh

Mau ngumumin pernikahanku ni….
liat aja di http://titikn0l.blogspot.com/2009/04/sedikit-beranjak-dari-titikn0l.html
Tetep semangat, profesional, berintegritas, dan independen ya…

Wassalaamu alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh

Azhar

runtuhnya orde baru membawa tahapan baru dalam perjalanan bangsa indonesia. ‘reformasi’, kata yang sering dielu-elukan oleh masyarakat, mulai dari kalangan intelektual sampai pada masyarakat tidak berpendidikan. kata itu seakan menjadi harapan besar akan perbaikan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di negara yang kaya raya ini. reformasi, juga menjadi kata yang sering digunakan beberapa elit politik untuk memperoleh simpati dari masyarakat.

reformasi itu ternyata menjadi pintu masuknya sistem demokrasi dalam dunia perpolitikan indonesia. demokrasi, kemudian memfasilitasi bermunculannya partai-partai yang sangat banyak, dengan latar belakang masing-masing yang berbeda, visi misi yang berbeda, tujuan, maksud, faham, dan lain-lain yang berbeda pula. tetapi masing-masing akan mengakui bahwa dialah yang terbaik. demokrasi multipartai inilah yang nantinya menyebabkan adanya serpihan birokrasi seperti yang telah dibahas pada tulisan saya sebelumnya.

masih tentang serpihan birokrasi, yang terjadi di daerah. minimal daerah tempat saya berdomisili sekarang, dan sepertinya juga memang terjadi di daerah-daerah lain. serpihan birokrasi ini benar-benar berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan daerah. kepala daerah dan wakilnya, seperti yang telah kita ketahui bersama, berasal dari partai politik dan golongan tertentu, yang terpilih lewat pilkada. sudah pasti, kepala daerah dan wakilnya membawa misi politik tertentu sesuai latar belakang politiknya tadi, begitu juga dengan wakil kepala daerah jika mereka berasal dari partai yang berbeda kemudian berkoalisi, maka wakil kepala daerah juga pastinya membawa misi tertentu. dan jangan salah, misi-misi tertentu itu akan sangat berpengaruh terhadap perjalanan pengelolaan keuangan daerah.

sekretaris daerah selaku pengguna anggaran, kebanyakan terpilih karena karir, bukan politis. artinya sekda tidak dipilih melalui pemilihan yang melibatkan banyak partai, tetapi merupakan jabatan karir pada pemerintahan atau birokrasi daerah tersebut. memang sekda juga pastinya cenderung kepada partai tertentu, tetapi setidaknya tuntutan partai terhadap sekda tidak lebih dari tuntutan terhadap kepala daerah dan wakil kepala daerah.

DPRD, sudah pasti berasal dari multipartai yang terpilih saat pemilu legislatif seperti yang baru dilalui. sudah barang tentu, di DPRD lebih banyak lagi misi dan kepentingan.

bayangkan saja, saat tahap penyusunan APBD saja, kemungkinan akan banyak masalah. lihat saja di daerah masing-masing, berapa persen daerah kabupaten/kota yang tepat waktu dalam penyusunan APBD mulai dari KUA dan PPAS sampai dengan diterbitkannya Perda tentang APBD tersebut sesuai undang-undang yang mengatur? bukankah kebanyakan terlambat? lagi-lagi karena adanya misi-misi tadi.

sekda selaku ketua TAPBD bersama tim akan menyusun RAPBD sesuai kondisi di lapangan yang dialaminya selama menjalani karirnya di birokrasi daerah. karena secara teknis, mereka memang memahami kondisi lapangan. rancangan tersebut diajukan ke kepala daerah. kepala daerah dan wakilnya pasti akan melirik, mempelajari dan mengevaluasi sejauh mana APBD tersebut memfasilitasinya untuk mewujudkan misi-misi partainya yang ia emban. seandainyapun kepala daerah dan sekda berasal dari partai dan golongan yang sama, belum tentu kepala daerah setuju, apatah lagi berasal dari ‘interest’ yang berbeda? bukankah ini akan membutuhkan waktu yang lama sampai kepala daerah setuju dengan rancangan tersebut?

kepala daerah setuju, maka diadakan pembahasan dengan DPRD. lebih ruwet lagi, dan pasti lebih lama lagi. banyaknya misi di DPRD akan kembali mengobrak-abrik rancangan tersebut. proses ini hanya akan cepat selesai saat fraksi paling besar di DPRD berasal dari partai dan golongan yang sama dengan kepala daerah.

lihatlah, bagaimana komplitnya masalah pengelolaan keuangan daerah baru pada saat penganggaran, belum pelaksanaan dan pertanggungjawabannya. unsur politis memang menjadi kendala tersendiri pada pengelolaan keuangan daerah, di samping masalah SDM, sistem, kurang pemahaman terhadap aturan dan beragam masalah yang akan kita temui di daerah. cobalah evaluasi seberapa banyak PA/KPA, PPKD, BUD/Kuasa BUD, PPK SKPD, PPTK, Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaan yang memahami dengan baik tugas-tugasnya. ini tentunya menjadi masalah lain, selain kendala politis tadi.

..^_^.. Amir Mahmud N

Auditor BPK Menjadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi Balai Latihan Kerja (BLK) Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans). Mulai hari ini auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bagindo Quirino resmi sebagai tersangka.

“Ia kita kenakan pemerasan dan menerima uang yang bertentangan dengan kewenangannya,” kata Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra Hamzah kepada wartawan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (13/2/2009).

KPK menjerat Bagindo dengan Pasal 12 huruf e, Pasal 12 huruf a, Pasal 5 atau Pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam sidang, terdakwa Bachrun Effendi, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (Sesditjen Binapendagri) Depnakertrans, terungkap adanya suap dalam pemeriksaan BPK. Auditor BPK Bagindo diduga menerima uang sebesar Rp 650 juta dari bawahan Ketua Proyek BLK Depnakertrans Taswin Zein, Monang Tambunan dalam dua tahap.

Pemberian uang ini disinyalir untuk menutupi laporan pemeriksaan BPK atas pengadaan proyek balai latihan kerja Depnakertrans tahun 2004-2005. Pengadaan proyek kasus ini menyeret Taswin Zein dengan vonis 4 tahun penjara.

sumber : detik.com

Halaman Berikutnya »