ternyata apa yang kita katakan tentang persodaraan, tentang solidaritas, tentang ba…bi…bu… dan semua kata kata idealis yang selalu kita koar-koarkan hanya bullshit belaka. dari semua yang kita lakukan tidak mencerminkan hal yang telah kita ikrarkan bersama.kesel………..mas. kakean omong gak ono buktine.
Omdo

=====================================================

apakah saya harus minta maaf kepada temen-temen semua? apakah yang saya lakukan ini adalah tindakan yang menimbulkan ketidaksolideran? satu hal yang perlu temen-temen ketahui jauh sebelum saya memberanikan diri menemui pak mosii saya sudah mencoba mengajak temen-temen yang lain untuk mengambil bukti transkrip nilai kita. Namun tidak ada tindakan konkrit dari kita untuk segera mengurus. Saya tahu, kita semua pengen yang terbaik. namun saya tidak melihat ada usaha dari temen-temen untuk menuju kesana, salah satunya adalah pengen melanjutkan sekolah, saya tahu betul banyak dari kita yang pengen melanjutkan sekolah namun mengalami kendala pada saat pengurusan transkrip. Disini saya tidak tahu apakah temen-temen tersebut bener2 sudah berusaha atau hanya sekedar omongan belaka.
Disini bukan maksud saya untuk bergerak sendiri (apalagi bergerak diem2) saya merasa apa yang saya lakukan sesuai prosedur. Saya sudah ngomong ke amir kalo saya pengen sekolah ke universitas indonesia. Dan amir menawarkan saya untuk bicara langsung ke pak mosii. Dan itupun saya lakukan dengan amir. saya jelaskan maksud dan tujuan saya ke pak mosii dan dari apa yang dikatakan beliau, ternyata beliau mengijinkan saya. Mengingat transkrip nilai kita semua yang belum juga diurus maka saya berinisiatif mengurus sendiri transkrip nilai saya mengingat deadline pengembalian formulir pendaftaran tinggal seminggu lagi. Apakah langkah saya ini salah? Apabila langkah saya dianggap salah maka saya minta maaf.. Karena satu hal yang perlu temen2 tahu bahwa tidak sedikitpun terbesit dalam pikiran saya untuk jalan sendiri…

Cipta….