Januari 2008


Tanggapan terhadap “PENGUMUMAN TERBARU TENTANG KABAR PNS KITA”

Terima kasih Imam, Nala, dan semua kawan2 yang telah mengurus semua keperluan kita..
Terima kasih Pak Mossi, yang telah menandatangani petikan SK CPNS dan PNS kami.
Terima kasih Pak Sekjen, yang telah menandatangani SK CPNS dan PNS kami dan memerintahkan Pak Mossi untuk menandatangani petikannya.
Terima kasih Pak Anwar yang telah menuntut remunerasi untuk dirinya sendiri..sehingga akhirnya kami juga kebagian.
Terima kasih para pembayar pajak yang telah senang hati menyerahkan uangnya untuk membayar gaji kami-yang lumayanlah..

At the end, everything is going well..

Bagi sahabat-sahabat yang minggu ini mulai ps interim,om admin mengucapkan selamat bertugas,
kalau sahabat sekalian berkenan untuk berbagi masalah,temuan,solusi,dsb(ky dana perimbangan itu lho..),silahkan saja,om admin yg ganteng ini siap untuk melayani..:p(lho..?!!)

awas klo gak dipost!
kabar gembira!
SK PNS buat pusat dah turun! yg di pwk komingsun!
gaji naek jd 1.080.300, lumayan
btw kmrn si ambon telp, ktny doi gak/blm dpt tunj. umum Rp.200.000, jd cm dpt 800.000 doang,pokokny sesuai nominal di SK lah, stlh tny kanan kiri tu tunj. diberikan krn status msh adm. umum, klo di pwk laen gmn? pd dpt tunj. umum gak? oiya, tunj. umum diberikan sblm jd pemeriksa alias msh struktural gt

Pertama, terima kasih Kris atas informasinya. Kita memang perlu tahu setiap perkembangan yang terjadi di Jakarta, apapun itu. Kamu salah seorang kawan di sana yang bisa diandalkan. Dengan selalu berbagi informasi itulah, semangat kebersamaan bisa kita jaga terus, bahkan ketika kamu sudah jadi Kepala Biro Keuangan. Buat saya ini solidaritas yang tidak terlalu muluk, apalagi omong kosong.

Buat Krisna serta kawan-kawan yang masih berada di Jakarta, tolong dicari tau apa persisnya yang disampaikan Sekjen pada adik-adik kita itu? Tolong dipastikan juga apakah hal ini disebabkan oleh langkah kita waktu itu ke Anggota atau ada yang lain?

Mari asumsikan itu gara-gara kita.
Buat kawan-kawan STANBPK 2006,  saya yakin sudah tau semua kalau kita pernah bertemu dengan Anggota. Ada yang pro dan kontra waktu itu. Tapi ingin saya luruskan bahwa kita bertemu Anggota tidak untuk melaporkan masalah SK, penempatan, atau kesejahteraan. Kita datang untuk minta pembekalan. Kita datang untuk minta diajari, dibagi ilmu dan pengalamannya. Kita datang untuk minta diberitahu, apa sebenarnya yang diinginkan oleh pimpinan puncak terhadap para pegawai yang berada di front paling depan. Kita datang untuk menyampaikan bahwa materi diklat belum cukup untuk bekal kita di perwakilan. Kita datang untuk minta arahan bagaimana mengabdi sekaligus berkarier. Kita datang untuk menyuarakan kebanggaan kita menjadi bagian dari lembaga ini.

Sayang sekali beliau tidak bersedia untuk memenuhi permintaan kita itu, tapi beliau merekomendasikan satu dua nama yang bisa kita temui yang menurut beliau lebih berkompeten untuk memenuhi permintaan kita itu.

Hanya saja, dalam menyampaikan permintaan itu, tentu ada dialog. Beliau bertanya, dan kita menjawab. Dan tentu saja kita juga memperkenalkan diri. Itu bagian dari etika kesopanan, bukan? Nah dalam menjawab pertanyaan dan memperkenalkan diri itulah, terungkap bagaimana keadaan dan status kita sebenarnya. Dan satu hal lagi, sebagai anak muda yang kadang suka berlebihan, barangkali kita menjawab terlalu banyak dan terlalu apa adanya. Dalam suasana yang menurut saya tidak terlalu formal, itu biasa saja. Sama sekali tidak ada kesan melaporkan, apalagi mengadu. Kita datang untuk minta pembekalan. Itu sah-sah saja bukan?

Akan tetapi rasanya perlu juga kawan-kawan paham sedikit teori sederhana berikut ini: Kadang efek samping jauh lebih menyengat daripada tujuan utamanya.Sekarang tentu kawan-kawan paham kenapa kita datang untuk minta pembekalan.

Muncul tanda tanya, kenapa ini baru terbuka sekarang? Kenapa Sekjen merasa perlu membuat surat edaran dan mengumpulkan semua anak-anak baru? Karena bikin keruh di BPK? Karena terjadi ketidakharmonisan di tingkat atas? Ah saya pikir tidak, tak sedahsyat itu! Ini pasti ada yang laen yang bikin ulah..

Buat kawan-kawan STANBPK 2007, saya tidak mau mengajari kalian. Lakukan langkah-langkah yang menurut kalian terbaik. Hanya saja, setiap langkah kalian harus bersama. Jaga kesatuan dan kebersamaan kalian. Jangan pecah. Kasih pelajaran buat kawan-kawan kalian yang jalan sendiri-sendiri, bikin pecah, mbalelo, dan brengsek. Itu saja. Demi kepentingan bersama, tak apalah satu dua orang menggerutu.

Yang nanti mendapat kehormatan penempatan di Nanggroe Aceh Darussalam, kami akan sambut dengan sukacita. Kami akan bantu semaksimal mungkin. Akan kami bikin semuanya mudah buat kalian.

Satu lagi Krisna, janganlah masalah-masalah nggak enak di Pekanbaru kemaren itu diangkat pula…

.

Pengumuman!!!!!!!!!

Rapelan Gaji di Ambon Sudah kita terima sebesar Rp. 15.746.900.
Terima kasih.

Kami Tunggu kabar gembira dari sahabat yang lain

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »