Kawan kau bertanya padaku apa itu cinta. Aku ingin menerangkan padamu dengan hal yang paling kamu pahami. Akuntansi biaya.
Tentu kau mengerti bagaimana komponen biaya produksi. Cinta pun terdiri dari bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan factory overhead. Bahan baku cinta adalah kasih sayang sedangkan tenaga kerja langsungnya perhatian yang kau berikan tiap hari. Factory overhead, yang tentu kau tahu kalau artinya bukan pabrik di atas kepala, adalah telfon, sms, bunga dan coklat yang berikan. Sekarang kau tahu bagaimana memproduksi cinta.
Berikutnya perlu kau mengerti, sebagaimana biaya punya perilaku, cinta pun demikian. Namun, berbeda dengan perilaku biaya baik tetap maupun variabel, perilaku cinta makin banyak kau berikan makin banyak pula kau terima. Pahamilah itu kawan.
Terakhir ingin aku beritahukan kepadamu tentang sifat cinta yang lain. Tentu kau tahu bagaimana nilai persediaan diperkirakan. Ada FIFO, LIFO dan avarage. Cinta pun demikian. Ada orang dengan sifat cintanya FIFO, first in first out, ketika ada cinta kedua maka cinta pertama pun hilang. Berikutnya cinta LIFO, last in first out, cinta pertamanya tak akan hilang. Terakhir, cinta avarage, rata-rata, cintanya pun tidak ada yang hilang, hanya rata-rata saja.
Kawan, dalam perpajakan kita diharuskan menggunakan metode FIFO dalam perkiraan nilai persediaan, cinta pun demikian. Bila cintamu bersifat FIFO maka kamu harus membayar pajak cinta. Saat kamu menghilangkan cinta pertama untuk cinta kedua, maka pajak cinta yang harus kamu bayar adalah rasa sedih karena patah hati. Bijaksanalah kawan.
Terakhir ingin kusampaikan padamu kawan. Jika bicara cinta, tak usah kau takut apa kata dunia, takutlah apa kata akhirat kelak. Yang jelas cinta Tuhan padamu besar sekali, jangan kau sia-siakan.

Just_hammam